Memaparkan catatan dengan label Tazkirah. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Tazkirah. Papar semua catatan

Jumaat, 22 April 2016



Para Ulama menjelaskan tentang adab dan etika dalam berdoa agar dikabulkan, sebagaimana tuntutan dalam al-Qur‘ân dan Hadis.
Al-Baghawi rahimahullah berkata: “Ada etika dan syarat-syarat dalam berdoa yang merupakan sebab dikabulkannya doa. Barangsiapa memenuhinya, maka dia akan mendapatkan apa yang diminta dan barangsiapa mengabaikannya, dialah orang yang melampaui batas dalam berdoa; sehingga doanya tidak berhak dikabulkan”.[1]
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata “Kedua ayat berikut mencakup adab-adab berdoa dengan kedua jenisnya (doa ibadah dan doa permohonan);
Iaitu firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ
” Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Janganlah kamu membuat kerosakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. [al-A‘raf/7:55-56] [2]
Dan Ibnu Katsîr rahimahullah membawakan sejumlah hadits-hadits yang berkaitan dengan adab-adab tersebut iaitu: [3]

1. Mengangkat kedua tangan sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Salmân al-Fârisi Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قَالَ إِنَّ اللّهَ حَيِيٌ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ
” Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha pemalu lagi Maha pemurah terhadap seorang hamba yang mengangkat kedua tangannya (berdoa), kemudian kedua tangannya kembali dengan kosong dan kehampaan (tidak dikabulkan).” [4]

2. Memulakan doa dengan pujian terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala, kemudian Salawat dan Salam kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, selanjutnya bertawasul kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan tawasul yang disyariatkan, seperti dengan bertauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan asma’ dan sifat Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan amal shalih dan selainnya.[5]

3. Bersangka baik terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala. Diriwayatkan dalam sebuah hadis qudsi dari Anas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
يَقُولُ اللَّه عَزَّوَجَلَّ : يَقُولُ أَنَّا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِيْ وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِيْ
” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Aku (akan) sebagaimana hamba-Ku menyangka tentang-Ku, dan Aku akan bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku”[6]
al-Qurthûbi rahimahullah berkata: ” maknanya adalah hamba itu menyangka dikabulkannya doa, diterimanya taubat, diberikan ampun melalui istighfâr, serta menyangka dibalas dengan pahala atas ibadah yang dilakukan sesuai syarat-syaratnya sebagai keyakinan akan kebenaran janji Allah Subhanahu wa Ta’ala. [7]

4. Menjauhi sikap tergesa-gesa mengharapkan terkabulnya doa; karena ketergesa-gesaan itu akan berakhir dengan sikap putus asa sehingga ia tidak lagi berdoa. Na‘ûdzubillâh.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُسْتَجَابُ لأَِحَدِكُم مَالَم يَعْجَلْ يَقُولُ دَعَوْتُ فَلَم يُتَجَبْ لِي
” Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahawa Rasulullah bersabda “ Akan dikabulkan (doa) seseorang di antara kalian selama dia tidak tergesa-gesa, iaitu dia berkata ‘aku telah berdoa namun belum dikabulkan bagiku’ “.[8]
Dalam lafaz lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قَالَ لاَيَزَالُ يُستَجَابُ لِلعَبْدِ مَا لَم ْيَدْع ُبِإِثْم أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ مَالَمْ يَسْتَعْجِل قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الاِستِعْجَالُ قَالَ يَقُولُ قَدْ دَعَوْتُ وَقَدْ دَعَوْتُ فَلَم أَرَ يَسْتَجِيبُ لِي فَيَسْتَحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ وَيَدَعُ الدُّعَاءَ
” Sentiasa akan dikabulkan (doa) seorang hamba selama tidak meminta sesuatu yang membawa dosa atau memutuskan tali kekeluargaan, selama dia tidak tergesa-gesa. Ditanyakan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah , apa yang dimaksud tergesa-gesa?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Dia berkata ‘aku telah berdoa, aku telah berdoa namun aku tidak pernah mendapatkan doaku dikabulkan’, kemudian ia berputus asa dan meninggalkan berdoa.[9]

5. Membersihkan jiwa raga dari berbagai kotoran dosa. Hati yang kotor dengan berbagai maksiat atau jiwa yang tidak bersih dari perkara haram akan menghalang terkabulnya doa.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيًّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا وَإنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِيْنَِ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِيْنَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا الرُّيسُلُ كُلُوا مِنْ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ وَقَالَ يَاأَيُّهَاالذِنيْنَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَا كُمْ ثُمَّ دَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَارَبِّ يَارَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمََِشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامٌ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ
” Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala baik dan tidak menerima melainkan yang baik. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kaum Mukminin dengan apa yang telah diperintahkannya kepada para rasul. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Wahai para rasul makanlah kalian dari yang baik dan beramal solehlah, sesungguhnya Aku Maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.”
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman makanlah rizki yang baik dari apa yang diberikan kepada kalian…”.
Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan seorang musafir yang berjalan jauh sehingga tidak terurus rambutnya, lusuh dan berdebu tubuhnya, dia mengangkat kedua tangannya ke arah langit seraya berdoa menyeru: “Wahai tuhanku, wahai tuhanku …”, namun makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan diberi dari yang haram, bagaimana mungkin akan dikabulkan doanya?”.[10]

6. Yakin bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha mengabulkan doa selama tidak ada sesuatu pun yang menghalangnya. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ادْعُوا اللَّهَ وَاَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِاْللإِجَاَبَةِ وَاعْلَمُواأَنَّ اللَّهَ لاَيَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ
” Berdoalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kalian yakin (akan) dikabulkan, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa (seorang hamba) yang hatinya alpa serta lalai “.[11]
sumber info :

8:07 PG akumann2803


Para Ulama menjelaskan tentang adab dan etika dalam berdoa agar dikabulkan, sebagaimana tuntutan dalam al-Qur‘ân dan Hadis.
Al-Baghawi rahimahullah berkata: “Ada etika dan syarat-syarat dalam berdoa yang merupakan sebab dikabulkannya doa. Barangsiapa memenuhinya, maka dia akan mendapatkan apa yang diminta dan barangsiapa mengabaikannya, dialah orang yang melampaui batas dalam berdoa; sehingga doanya tidak berhak dikabulkan”.[1]
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata “Kedua ayat berikut mencakup adab-adab berdoa dengan kedua jenisnya (doa ibadah dan doa permohonan);
Iaitu firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ
” Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Janganlah kamu membuat kerosakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. [al-A‘raf/7:55-56] [2]
Dan Ibnu Katsîr rahimahullah membawakan sejumlah hadits-hadits yang berkaitan dengan adab-adab tersebut iaitu: [3]

1. Mengangkat kedua tangan sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Salmân al-Fârisi Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قَالَ إِنَّ اللّهَ حَيِيٌ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ
” Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha pemalu lagi Maha pemurah terhadap seorang hamba yang mengangkat kedua tangannya (berdoa), kemudian kedua tangannya kembali dengan kosong dan kehampaan (tidak dikabulkan).” [4]

2. Memulakan doa dengan pujian terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala, kemudian Salawat dan Salam kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, selanjutnya bertawasul kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan tawasul yang disyariatkan, seperti dengan bertauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan asma’ dan sifat Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan amal shalih dan selainnya.[5]

3. Bersangka baik terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala. Diriwayatkan dalam sebuah hadis qudsi dari Anas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
يَقُولُ اللَّه عَزَّوَجَلَّ : يَقُولُ أَنَّا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِيْ وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِيْ
” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Aku (akan) sebagaimana hamba-Ku menyangka tentang-Ku, dan Aku akan bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku”[6]
al-Qurthûbi rahimahullah berkata: ” maknanya adalah hamba itu menyangka dikabulkannya doa, diterimanya taubat, diberikan ampun melalui istighfâr, serta menyangka dibalas dengan pahala atas ibadah yang dilakukan sesuai syarat-syaratnya sebagai keyakinan akan kebenaran janji Allah Subhanahu wa Ta’ala. [7]

4. Menjauhi sikap tergesa-gesa mengharapkan terkabulnya doa; karena ketergesa-gesaan itu akan berakhir dengan sikap putus asa sehingga ia tidak lagi berdoa. Na‘ûdzubillâh.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُسْتَجَابُ لأَِحَدِكُم مَالَم يَعْجَلْ يَقُولُ دَعَوْتُ فَلَم يُتَجَبْ لِي
” Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahawa Rasulullah bersabda “ Akan dikabulkan (doa) seseorang di antara kalian selama dia tidak tergesa-gesa, iaitu dia berkata ‘aku telah berdoa namun belum dikabulkan bagiku’ “.[8]
Dalam lafaz lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قَالَ لاَيَزَالُ يُستَجَابُ لِلعَبْدِ مَا لَم ْيَدْع ُبِإِثْم أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ مَالَمْ يَسْتَعْجِل قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الاِستِعْجَالُ قَالَ يَقُولُ قَدْ دَعَوْتُ وَقَدْ دَعَوْتُ فَلَم أَرَ يَسْتَجِيبُ لِي فَيَسْتَحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ وَيَدَعُ الدُّعَاءَ
” Sentiasa akan dikabulkan (doa) seorang hamba selama tidak meminta sesuatu yang membawa dosa atau memutuskan tali kekeluargaan, selama dia tidak tergesa-gesa. Ditanyakan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah , apa yang dimaksud tergesa-gesa?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Dia berkata ‘aku telah berdoa, aku telah berdoa namun aku tidak pernah mendapatkan doaku dikabulkan’, kemudian ia berputus asa dan meninggalkan berdoa.[9]

5. Membersihkan jiwa raga dari berbagai kotoran dosa. Hati yang kotor dengan berbagai maksiat atau jiwa yang tidak bersih dari perkara haram akan menghalang terkabulnya doa.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيًّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا وَإنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِيْنَِ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِيْنَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا الرُّيسُلُ كُلُوا مِنْ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ وَقَالَ يَاأَيُّهَاالذِنيْنَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَا كُمْ ثُمَّ دَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَارَبِّ يَارَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمََِشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامٌ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ
” Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala baik dan tidak menerima melainkan yang baik. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kaum Mukminin dengan apa yang telah diperintahkannya kepada para rasul. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Wahai para rasul makanlah kalian dari yang baik dan beramal solehlah, sesungguhnya Aku Maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.”
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman makanlah rizki yang baik dari apa yang diberikan kepada kalian…”.
Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan seorang musafir yang berjalan jauh sehingga tidak terurus rambutnya, lusuh dan berdebu tubuhnya, dia mengangkat kedua tangannya ke arah langit seraya berdoa menyeru: “Wahai tuhanku, wahai tuhanku …”, namun makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan diberi dari yang haram, bagaimana mungkin akan dikabulkan doanya?”.[10]

6. Yakin bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha mengabulkan doa selama tidak ada sesuatu pun yang menghalangnya. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ادْعُوا اللَّهَ وَاَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِاْللإِجَاَبَةِ وَاعْلَمُواأَنَّ اللَّهَ لاَيَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ
” Berdoalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kalian yakin (akan) dikabulkan, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa (seorang hamba) yang hatinya alpa serta lalai “.[11]
sumber info :

Sabtu, 16 Januari 2016

Terdapat kebaikan yang banyak dalam setiap ujian yang Allah Ta’ala berikan. Ada curahan hikmah dalam setiap cobaan yang menimpa seorang hamba yang beriman. Bagi mereka pahala yang agung, pengampunan dosa, dan janji keselamatan dari Allah Ta’ala; jika sabar menjalani setiap ujian, cobaan, rintangan, sakit, kehilangan, atau jenis ujian tak mengenakkan lainnya.
Bahkan, jika seseorang tidak mendapatkan ujian, ada keburukan yang tengah mengancam dirinya. Jika sepanjang hidup hanya mendapatkan bahagia-suka-gembira, tanpa sedikit pun sakit-sedih-dan sejenisnya, maka kita perlu khawatir. Sebab memang, ujian adalah satu di antara sekian banyaknya tanda bahwa Allah Ta’ala menyayangi hamba-hamba-Nya.
Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah menerangkan, ada sedikitnya dua keburukan yang mengintai seorang hamba yang tak pernah diuji dengan sakit atau kepedihan dalam hidup.

Ujub dan Takabbur

Sombong. Itulah keburukan yang pertama. Orang yang hanya mendapatkan kebahagiaan, menjalani kesukaan di sepanjang hidupnya, maka penyakit tinggi hati akan merasuk ke dalam hatinya. Pasalnya, mereka tak pernah mendapati kesulitan dan kesukaran hidup. Kemudian setan membisiki ke dalam jiwanya, bahwa kemudahan yang didapatkan merupakan tanda sayangnya Allah Ta’ala kepada dirinya.
Padahal, para Nabi dan orang-orang shaleh adalah sosok yang paling berat ujiannya. Bahkan mereka mendapatkan ujian dua kali lipat lebih susah dari manusia pada umumnya.
Inilah subhat yang dibisikkan oleh setan, sehingga orang-orang yang tak pernah mendapatkan ujian akan dirasuki sikap sombong. Padahal, sombong adalah selendang Allah Ta’ala dan hanya layak untuk-Nya. Dan, jika sikap itu ada di dalam hati seorang hamba, surga pun diharamkan baginya.

Kasar Hati dan Bekunya Jiwa

Mereka yang tak pernah diuji dengan kepahitan hidup akan kasar hatinya. Jiwanya pun beku. Sebab, tak pernah alami kesakitan atau kesulitan. Sedangkan sakit, sulit, susah, adalah terapi jiwa yang sangat efektif. Agar jiwa tenang dan senantiasa merasa butuh kepada Allah Ta’ala.
Karenanya pula, untuk melakukan terapi terhadap hati dan jiwa, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memberikan perintah untuk mengunjungi orang sakit, peduli kepada orang miskin dan yatim, mengurus jenazah, dan amalan lain untuk mengingatkan akan kelemahan diri dan butuhnya jiwa akan pertolongan Allah Ta’ala, serta sementaranya hidup di dunia yang fana ini. 


5:21 PTG akumann2803
Terdapat kebaikan yang banyak dalam setiap ujian yang Allah Ta’ala berikan. Ada curahan hikmah dalam setiap cobaan yang menimpa seorang hamba yang beriman. Bagi mereka pahala yang agung, pengampunan dosa, dan janji keselamatan dari Allah Ta’ala; jika sabar menjalani setiap ujian, cobaan, rintangan, sakit, kehilangan, atau jenis ujian tak mengenakkan lainnya.
Bahkan, jika seseorang tidak mendapatkan ujian, ada keburukan yang tengah mengancam dirinya. Jika sepanjang hidup hanya mendapatkan bahagia-suka-gembira, tanpa sedikit pun sakit-sedih-dan sejenisnya, maka kita perlu khawatir. Sebab memang, ujian adalah satu di antara sekian banyaknya tanda bahwa Allah Ta’ala menyayangi hamba-hamba-Nya.
Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah menerangkan, ada sedikitnya dua keburukan yang mengintai seorang hamba yang tak pernah diuji dengan sakit atau kepedihan dalam hidup.

Ujub dan Takabbur

Sombong. Itulah keburukan yang pertama. Orang yang hanya mendapatkan kebahagiaan, menjalani kesukaan di sepanjang hidupnya, maka penyakit tinggi hati akan merasuk ke dalam hatinya. Pasalnya, mereka tak pernah mendapati kesulitan dan kesukaran hidup. Kemudian setan membisiki ke dalam jiwanya, bahwa kemudahan yang didapatkan merupakan tanda sayangnya Allah Ta’ala kepada dirinya.
Padahal, para Nabi dan orang-orang shaleh adalah sosok yang paling berat ujiannya. Bahkan mereka mendapatkan ujian dua kali lipat lebih susah dari manusia pada umumnya.
Inilah subhat yang dibisikkan oleh setan, sehingga orang-orang yang tak pernah mendapatkan ujian akan dirasuki sikap sombong. Padahal, sombong adalah selendang Allah Ta’ala dan hanya layak untuk-Nya. Dan, jika sikap itu ada di dalam hati seorang hamba, surga pun diharamkan baginya.

Kasar Hati dan Bekunya Jiwa

Mereka yang tak pernah diuji dengan kepahitan hidup akan kasar hatinya. Jiwanya pun beku. Sebab, tak pernah alami kesakitan atau kesulitan. Sedangkan sakit, sulit, susah, adalah terapi jiwa yang sangat efektif. Agar jiwa tenang dan senantiasa merasa butuh kepada Allah Ta’ala.
Karenanya pula, untuk melakukan terapi terhadap hati dan jiwa, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memberikan perintah untuk mengunjungi orang sakit, peduli kepada orang miskin dan yatim, mengurus jenazah, dan amalan lain untuk mengingatkan akan kelemahan diri dan butuhnya jiwa akan pertolongan Allah Ta’ala, serta sementaranya hidup di dunia yang fana ini. 


Selasa, 3 November 2015



7 WANITA BERTANYA, SEORANG LELAKI MENJAWAB

Sekumpulan wanita sedang berhimpun berbincang tentang pelbagai permasalahan. Secara tanpa disedari, timbul persoalan dari setiap wanita itu mengenai kekurangan pada wanita yang dirasakan sukar dan tidak adil. Setiap dari seorang mereka menyuarakan persoalan masing-masing.

Keluhan wanita pertama:
"Aduh, situ tutup, sini tutup, semua nak kena tutup. Susah la camni. Apasal laki-laki mudah saja? Tak pakai baju pun takpe. Perempuan auratnya kiri kanan atas bawah depan belakang."

Keluhan wanita kedua:
"Kenapa la kita para isteri ni nak keluar kena minta izin dari suami pulak? Padahal suami nak keluar ke mana-mana pun, tak bagitau kami takpe pulak."

Keluhan wanita ketiga:
"Jika kita ikut faraid (pembahagian harta pusaka mengikut Islam), ikut surah al-Nisa dalam hal pusaka, rugilah kita. Sebab bahagian harta pusaka perempuan lagi sikit rasanya berbanding harta yang anak lelaki dapat. Itukah keadilan?"

Keluhan wanita keempat:
"Kenapa Allah jadikan wanita mengandung dan rasa sakitnya nak melahirkan anak? Suami kita senang saja, masa buat anak cari kita. Masa nak beranak, kita yang tanggung sendiri!"

Keluhan wanita kelima:
"Islam kata kita perempuan wajib taat pada suami kita, tapi ada Islam cakap suami perlu taat pada isterinya? Mana keadilan pada kaum hawa?"

Keluhan wanita keenam:
"Bila nak cerai je, suami yang boleh jatuhkan talak. Kenapa isteri tak boleh ceraikan suaminya? Kenapa?"

Keluhan wanita ketujuh:
"Wanita takleh nak beribadat macam lelaki, sebab ada haid dan nifas, takleh nak solat dan puasa. Ingat kita perempuan ni suka ke tak solat dan puasa? Dahlah lepas tu kena ganti pulak."

Kemudian datanglah seorang lelaki kepada mereka lalu bertanya, mengapa mereka mengomel tentang kejadian wanita dan kekurangan-kekurangan tersebut. Setelah disoal dengan soalan-soalan di atas, lelaki itu lantas memandang setiap wanita itu sambil tersenyum, seraya menjawab setiap satu daripadanya.

Pada wanita pertama, lelaki itu menjawab:
"Cik adik, Islam lah yang mengangkat aurat wanita. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang paling aman dan terbaik, kan? Emas dan permata pun tak sanggup kita nak letak terdedah di tepi laluan lalu lalang, sebaliknya kita simpan di rumah atau dalam peti selamat kan? Jika anda letakkan perhiasan tadi di kalangan orang, agaknya apa akan jadi dengan barang perhiasan tadi? Lelaki, yang utama hanyalah bawah pusat ke lutut, tapi anda? Saya tidak dapat melihat kulit anda pun kecuali muka dan tangan!! Mahalnya harga anda untuk seorang lelaki."

Pada wanita kedua, lelaki itu menjawab:
"Memang, isteri perlu taat pada suami. Tapi, bagaimana pula lelaki? Seorang suami perlu wajib taat juga kepada ibunya tiga kali lebih utama dari ayahnya, walaupun dia sudah berkeluarga. Isteri pula tidak perlu lagi. Taatnya hanya pada suami. Kenapa anda perlu taat pada suami? Kerana suami andalah yang menanggung SEMUA dosa yang anda lakukan."

Pada wanita ketiga, lelaki itu menjawab:
"Benar wanita menerima warisan pusaka sedikit berbanding lelaki, tetapi harta itu menjadi hak mutlak untuk wanita itu dan dia berhak lakukan apa saja yang dia mahu. Tak perlu dikongsi dengan sesiapa walaupun suami. Lelaki pula, dia perlu membahagikan harta pusaka itu kepada isteri dan anak-anaknya. Kalau isteri dia ramai, anak dia ramai, harta pulak secebis, tak merasalah dia."

Pada wanita keempat, lelaki itu menjawab:
"Tahniah dan terima kasih kepada wanita kerana dapat mengandung dan melahirkan. Setiap kali anda begitu, anda akan didoakan oleh sekalian makhluk dan malaikat. Subhanallah, beruntungnya anda!! Andaikan anda meninggal pula masa beranak tu, percayalah, itu mati syahid dan ganjarannya syurga!!"

Pada wanita kelima, lelaki itu menjawab:
"Akhirat nanti, saya dan lelaki lain di dunia ini akan diminta bertanggungjawab ke atas empat orang wanita. Mereka ialah isteri saya, ibu saya, anak perempuan saya dan adik perempuan saya. Tahu apa maksudnya? Maknanya, anda nanti di akhirat akan dibantu oleh empat lelaki. Siapa mereka? Mereka ialah suami anda, ayah anda, anak
lelaki anda dan adik lelaki/abang anda."

Pada wanita keenam, lelaki itu menjawab:
"Nak beribadat macam lelaki beribadat? Agaknya kenapa Rasulullah SAW lebih suka wanita beribadat di rumah saja berbanding di masjid? Kami lelaki perlu beribadat siang malam untuk mendapat syurga. Anda sebagai wanita boleh masuk sebarang pintu syurga yang anda sukai, tanpa perlu susah payah. Ya, dah lah syurga, ada pilihan pula, hanya dengan empat cara. Solat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatan dan taat pada suami anda. Itu saja."

Pada wanita ketujuh, lelaki itu menjawab:
"Saya, seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah. Anda, seorang wanita jika taat akan suaminya, dan menunaikan tanggungjawabnya kepada Allah, maka anda akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata. Itu janji Allah pada kamu."

Kemudian lelaki itu bertanya mereka pula:
"Sebenarnya, apa lagi yang awak mahu, wahai kaum hawa?"

Wanita-wanita tadi menangis dan salah seorangnya berkata, "Masya'Allah, sayangnya Allah pada wanita, namun kami sendiri yang mengheret diri ke neraka yang mana ramainya kaum kami berbanding kaum lelaki!"

Allah yang menciptakan kita, maka sudah pasti Dia yang Maha Mengetahui pada manusia, sehingga segala hukum-Nya, malah peraturan-Nya, tentulah yang terbaik bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan yang dicipta manusia.

"Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kamu; Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
(Surah al-Baqarah, ayat 216)

sumber info : Tazkirah di Facebook
7:00 PTG akumann2803


7 WANITA BERTANYA, SEORANG LELAKI MENJAWAB

Sekumpulan wanita sedang berhimpun berbincang tentang pelbagai permasalahan. Secara tanpa disedari, timbul persoalan dari setiap wanita itu mengenai kekurangan pada wanita yang dirasakan sukar dan tidak adil. Setiap dari seorang mereka menyuarakan persoalan masing-masing.

Keluhan wanita pertama:
"Aduh, situ tutup, sini tutup, semua nak kena tutup. Susah la camni. Apasal laki-laki mudah saja? Tak pakai baju pun takpe. Perempuan auratnya kiri kanan atas bawah depan belakang."

Keluhan wanita kedua:
"Kenapa la kita para isteri ni nak keluar kena minta izin dari suami pulak? Padahal suami nak keluar ke mana-mana pun, tak bagitau kami takpe pulak."

Keluhan wanita ketiga:
"Jika kita ikut faraid (pembahagian harta pusaka mengikut Islam), ikut surah al-Nisa dalam hal pusaka, rugilah kita. Sebab bahagian harta pusaka perempuan lagi sikit rasanya berbanding harta yang anak lelaki dapat. Itukah keadilan?"

Keluhan wanita keempat:
"Kenapa Allah jadikan wanita mengandung dan rasa sakitnya nak melahirkan anak? Suami kita senang saja, masa buat anak cari kita. Masa nak beranak, kita yang tanggung sendiri!"

Keluhan wanita kelima:
"Islam kata kita perempuan wajib taat pada suami kita, tapi ada Islam cakap suami perlu taat pada isterinya? Mana keadilan pada kaum hawa?"

Keluhan wanita keenam:
"Bila nak cerai je, suami yang boleh jatuhkan talak. Kenapa isteri tak boleh ceraikan suaminya? Kenapa?"

Keluhan wanita ketujuh:
"Wanita takleh nak beribadat macam lelaki, sebab ada haid dan nifas, takleh nak solat dan puasa. Ingat kita perempuan ni suka ke tak solat dan puasa? Dahlah lepas tu kena ganti pulak."

Kemudian datanglah seorang lelaki kepada mereka lalu bertanya, mengapa mereka mengomel tentang kejadian wanita dan kekurangan-kekurangan tersebut. Setelah disoal dengan soalan-soalan di atas, lelaki itu lantas memandang setiap wanita itu sambil tersenyum, seraya menjawab setiap satu daripadanya.

Pada wanita pertama, lelaki itu menjawab:
"Cik adik, Islam lah yang mengangkat aurat wanita. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang paling aman dan terbaik, kan? Emas dan permata pun tak sanggup kita nak letak terdedah di tepi laluan lalu lalang, sebaliknya kita simpan di rumah atau dalam peti selamat kan? Jika anda letakkan perhiasan tadi di kalangan orang, agaknya apa akan jadi dengan barang perhiasan tadi? Lelaki, yang utama hanyalah bawah pusat ke lutut, tapi anda? Saya tidak dapat melihat kulit anda pun kecuali muka dan tangan!! Mahalnya harga anda untuk seorang lelaki."

Pada wanita kedua, lelaki itu menjawab:
"Memang, isteri perlu taat pada suami. Tapi, bagaimana pula lelaki? Seorang suami perlu wajib taat juga kepada ibunya tiga kali lebih utama dari ayahnya, walaupun dia sudah berkeluarga. Isteri pula tidak perlu lagi. Taatnya hanya pada suami. Kenapa anda perlu taat pada suami? Kerana suami andalah yang menanggung SEMUA dosa yang anda lakukan."

Pada wanita ketiga, lelaki itu menjawab:
"Benar wanita menerima warisan pusaka sedikit berbanding lelaki, tetapi harta itu menjadi hak mutlak untuk wanita itu dan dia berhak lakukan apa saja yang dia mahu. Tak perlu dikongsi dengan sesiapa walaupun suami. Lelaki pula, dia perlu membahagikan harta pusaka itu kepada isteri dan anak-anaknya. Kalau isteri dia ramai, anak dia ramai, harta pulak secebis, tak merasalah dia."

Pada wanita keempat, lelaki itu menjawab:
"Tahniah dan terima kasih kepada wanita kerana dapat mengandung dan melahirkan. Setiap kali anda begitu, anda akan didoakan oleh sekalian makhluk dan malaikat. Subhanallah, beruntungnya anda!! Andaikan anda meninggal pula masa beranak tu, percayalah, itu mati syahid dan ganjarannya syurga!!"

Pada wanita kelima, lelaki itu menjawab:
"Akhirat nanti, saya dan lelaki lain di dunia ini akan diminta bertanggungjawab ke atas empat orang wanita. Mereka ialah isteri saya, ibu saya, anak perempuan saya dan adik perempuan saya. Tahu apa maksudnya? Maknanya, anda nanti di akhirat akan dibantu oleh empat lelaki. Siapa mereka? Mereka ialah suami anda, ayah anda, anak
lelaki anda dan adik lelaki/abang anda."

Pada wanita keenam, lelaki itu menjawab:
"Nak beribadat macam lelaki beribadat? Agaknya kenapa Rasulullah SAW lebih suka wanita beribadat di rumah saja berbanding di masjid? Kami lelaki perlu beribadat siang malam untuk mendapat syurga. Anda sebagai wanita boleh masuk sebarang pintu syurga yang anda sukai, tanpa perlu susah payah. Ya, dah lah syurga, ada pilihan pula, hanya dengan empat cara. Solat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatan dan taat pada suami anda. Itu saja."

Pada wanita ketujuh, lelaki itu menjawab:
"Saya, seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah. Anda, seorang wanita jika taat akan suaminya, dan menunaikan tanggungjawabnya kepada Allah, maka anda akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata. Itu janji Allah pada kamu."

Kemudian lelaki itu bertanya mereka pula:
"Sebenarnya, apa lagi yang awak mahu, wahai kaum hawa?"

Wanita-wanita tadi menangis dan salah seorangnya berkata, "Masya'Allah, sayangnya Allah pada wanita, namun kami sendiri yang mengheret diri ke neraka yang mana ramainya kaum kami berbanding kaum lelaki!"

Allah yang menciptakan kita, maka sudah pasti Dia yang Maha Mengetahui pada manusia, sehingga segala hukum-Nya, malah peraturan-Nya, tentulah yang terbaik bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan yang dicipta manusia.

"Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kamu; Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
(Surah al-Baqarah, ayat 216)

sumber info : Tazkirah di Facebook

Khamis, 8 Januari 2015

SUKARELAWAN ... KERAJAAN UMAT ZAMAN BARU

Ingin sekali daku mencium tangan para sukarelawan ...
Yang menolong menyelesaikan kesulitan
Yang membantu orang dalam kesusahan
Tanpa menagih apa apa bayaran
Tanpa mengharap sebarang penghargaan
Yang ikhlas kerana Allah, satu satunya Tuhan

Kerna tangan sukarelawan seperti itu
Lebih mulia dari kuliahan tuanguru zaman baru
Yang presentasinya memukau ratusan ribu
Intonasi pidatonya mengalah juara lagu
Tapi... masam hatinya kerna sikitnya wang saku...
Tidak setara dengan honor artis paling laku.
Akibat kerja agama sudah jadi  profesi baru
Bukan amal sukarela seperti dulu dulu

Kerna sukarelawan yang seperti itu
Lebih aula dari pidatoan pemimpin politik pentasan
Yang retorikanya amat mengagumkan
Yang sumpah perjuangan amat menggerunkan
Tapi... akan berantakan merebut kedudukan
Akan berhabisan disebalik ikhlas menawar jawatan
Akibat kepemimpinan politik sudah jadi profesi lumayan
Di sebalik pentomen amanah kebertanggungjawaban

Sukarelawan bagiku adalah satu kerajaan
Kerajaan yang tiada helah politik dan tiada cari makan
Tiada matlamat kejar undi, tiada berebut jawatan
Tiada kutip cukai,  tidak tunggu peruntukan
Bekerja untuk kebaikan rakyat tanpa tagih sokongan
Cukup dengan derma dan sumbangan simpatisan
Boleh saja tolong rakyat malah tolong kerajaan
Malah lebih tangkas dari tangan dan kaki kerajaan

Sukarelawan adalah sebuah kerajaan
Kerajaan kecil-kecilan
Dikuasakan tanpa proses pemilihan
Difungsikan dengan jalinan kasih sayang
Digerakkan dengan semangat menyumbang
Di wilayah rakyat hilang nur kepemimpinan

Sukarelawan yang tidak ambil kesempatan
Sukarelawan yang bukan musiman
Sukarelawan yang tampil tanpa kerahan
Sukarelawan yang tiada jemu, tiada rungutan
Sukarelawan yang hatinya terpenuhi cahaya ar Rahman
Sukarelawan yang berkhidmat "lil-Tuhan" ...
.... bukan  "lil-ganjaran" atau "lil-insan"
Sukarelawan yang darinya terbit kemanfaatan
Sukarelawan Muslim Beriman dan IKHSAN...
.. adalah insan-insan mulia yang dicintaiTuhan

Kerna Rasul telah berpesan ...

"Orang yang paling dicintai Allah
adalah orang yang paling BERMANFAAT buat insan
dan amal yang paling dicintai Allah
adalah kebahagiaan yang engkau masukkan
kedalam diri seorang muslim
atau engkau menghilangkan suatu kesulitan
atau engkau melunasi hutang seseorang
atau menghilangkan kelaparan.
Dan sesungguhnya berjalannya Aku
bersama seorang saudaraku
untuk menunaikan suatu keperluannya
lebih aku sukai daripada aku beritikaf
di masjid ku ini selama satu bulan..."
(HR : Thabroni)

Zuldaud
8 januari 2015

4:14 PTG akumann2803

SUKARELAWAN ... KERAJAAN UMAT ZAMAN BARU

Ingin sekali daku mencium tangan para sukarelawan ...
Yang menolong menyelesaikan kesulitan
Yang membantu orang dalam kesusahan
Tanpa menagih apa apa bayaran
Tanpa mengharap sebarang penghargaan
Yang ikhlas kerana Allah, satu satunya Tuhan

Kerna tangan sukarelawan seperti itu
Lebih mulia dari kuliahan tuanguru zaman baru
Yang presentasinya memukau ratusan ribu
Intonasi pidatonya mengalah juara lagu
Tapi... masam hatinya kerna sikitnya wang saku...
Tidak setara dengan honor artis paling laku.
Akibat kerja agama sudah jadi  profesi baru
Bukan amal sukarela seperti dulu dulu

Kerna sukarelawan yang seperti itu
Lebih aula dari pidatoan pemimpin politik pentasan
Yang retorikanya amat mengagumkan
Yang sumpah perjuangan amat menggerunkan
Tapi... akan berantakan merebut kedudukan
Akan berhabisan disebalik ikhlas menawar jawatan
Akibat kepemimpinan politik sudah jadi profesi lumayan
Di sebalik pentomen amanah kebertanggungjawaban

Sukarelawan bagiku adalah satu kerajaan
Kerajaan yang tiada helah politik dan tiada cari makan
Tiada matlamat kejar undi, tiada berebut jawatan
Tiada kutip cukai,  tidak tunggu peruntukan
Bekerja untuk kebaikan rakyat tanpa tagih sokongan
Cukup dengan derma dan sumbangan simpatisan
Boleh saja tolong rakyat malah tolong kerajaan
Malah lebih tangkas dari tangan dan kaki kerajaan

Sukarelawan adalah sebuah kerajaan
Kerajaan kecil-kecilan
Dikuasakan tanpa proses pemilihan
Difungsikan dengan jalinan kasih sayang
Digerakkan dengan semangat menyumbang
Di wilayah rakyat hilang nur kepemimpinan

Sukarelawan yang tidak ambil kesempatan
Sukarelawan yang bukan musiman
Sukarelawan yang tampil tanpa kerahan
Sukarelawan yang tiada jemu, tiada rungutan
Sukarelawan yang hatinya terpenuhi cahaya ar Rahman
Sukarelawan yang berkhidmat "lil-Tuhan" ...
.... bukan  "lil-ganjaran" atau "lil-insan"
Sukarelawan yang darinya terbit kemanfaatan
Sukarelawan Muslim Beriman dan IKHSAN...
.. adalah insan-insan mulia yang dicintaiTuhan

Kerna Rasul telah berpesan ...

"Orang yang paling dicintai Allah
adalah orang yang paling BERMANFAAT buat insan
dan amal yang paling dicintai Allah
adalah kebahagiaan yang engkau masukkan
kedalam diri seorang muslim
atau engkau menghilangkan suatu kesulitan
atau engkau melunasi hutang seseorang
atau menghilangkan kelaparan.
Dan sesungguhnya berjalannya Aku
bersama seorang saudaraku
untuk menunaikan suatu keperluannya
lebih aku sukai daripada aku beritikaf
di masjid ku ini selama satu bulan..."
(HR : Thabroni)

Zuldaud
8 januari 2015

Isnin, 3 November 2014

Ya. Air tangan, perkara yang kecil jer kan? Sesungguhnya air tangan wanita mempunyai rahsia yang tersendiri. Rahsia kasih sayang, lebih hebat daripada penangan air guna-guna. Kenapa tidak? Kita ini manusia yang dikuasai oleh akal dan minda. Akal dan minda hanya akan berfungsi sempurna apabila perut terisi sewajarnya.

Bila bercakap tentang sewajarnya, bermaksud makanan yang masuk ke tekak itu sedap dimakan dan mengenyangkan. Ya, memang banyak makanan yang sedap dan enak serta mengenyangkan dijual di merata tempat. Apa nak susah? Beli saja, dah tercapai lah hasrat mengisi perut suami dengan sewajarnya. Betul tu, memang betul. Cepat dan segera. Namun, secepat dan sesegera itu juga kasih sayang suami akan pudar. Kenapa? Kerana tiada bezanya bagi si suami sama ada berkahwin atau bujang jika tetap merasa masakan gerai atau restoran.

Sememangnya apabila telah bergelar suami, antara perkara yang suami fikirkan ialah: makan pakaiku terjaga.

Sumber info :
http://www.ikahwin.my/blog/218-bersama-suzana-rahsia-air-tangan-isteri

♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Salam Ukhuwah buat semua. Lama sangat suteraUngu tidak memasukkan gambar makanan di blog ini. Sejak beranak kecil ni banyak makan lauk beli di kantin sekolah je terutamanya pada hari bekerja. Syukur alhamdulillah suamiemahami. Walaupun tanpa rela.. namun ku lakukan juga kerana kekangan masa. Sementara pada hujung minggu pula ada saja kenduri atau program yang tidak memungkinkan untuk saya beraksi di dapur.

2 November 2014 iaitu hari Ahad baru ni saya berpeluang masak untuk ahli keluarga saya. Simple tapi mendapat pujian suami dan anak. Syukur alhamdulillah Allah SWT beri peluang saya beri makan 'air tangan' saya pada mereka. Semoga ianya mampu menambah Ukhuwah, kasih sayang, mahabbah wa rahmah dalam keluarga kami.

Berikut adalah lah menu kampung air tangan isteri :
1 ) Mangga masak ranum untuk pembuka bicara.

2) Sardin + kentang + tomato.

3) pucuk ubi rebus (baru petik terus rebus). Suami saya jika makan lauk Sardin... pucuk ubi rebus memang tidak dapat di pisahkan.

4) Urap /kerabu kacang panjang.. juga baru petik di Taman Herba di SMK Sg Besar. Sambal urap bonda yang buat. Simpan je dalam peti sejuk untuk memudahkan kerja-kerja di dapur.

5) Ikan gelama masam /ikan gelama rabuk.

http://suteraungu87.blogspot.com/2014/01/ikan-gelama-rabuk.html?m=1

6) Telur dadar. Saya jika menu sardin, telur dadar tidak dapat dipisahkan. Mesti ada.

http://suteraungu87.blogspot.com/2013/01/telur-dadar-bersayur.html?m=1

11:13 PG akumann2803

Ya. Air tangan, perkara yang kecil jer kan? Sesungguhnya air tangan wanita mempunyai rahsia yang tersendiri. Rahsia kasih sayang, lebih hebat daripada penangan air guna-guna. Kenapa tidak? Kita ini manusia yang dikuasai oleh akal dan minda. Akal dan minda hanya akan berfungsi sempurna apabila perut terisi sewajarnya.

Bila bercakap tentang sewajarnya, bermaksud makanan yang masuk ke tekak itu sedap dimakan dan mengenyangkan. Ya, memang banyak makanan yang sedap dan enak serta mengenyangkan dijual di merata tempat. Apa nak susah? Beli saja, dah tercapai lah hasrat mengisi perut suami dengan sewajarnya. Betul tu, memang betul. Cepat dan segera. Namun, secepat dan sesegera itu juga kasih sayang suami akan pudar. Kenapa? Kerana tiada bezanya bagi si suami sama ada berkahwin atau bujang jika tetap merasa masakan gerai atau restoran.

Sememangnya apabila telah bergelar suami, antara perkara yang suami fikirkan ialah: makan pakaiku terjaga.

Sumber info :
http://www.ikahwin.my/blog/218-bersama-suzana-rahsia-air-tangan-isteri

♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Salam Ukhuwah buat semua. Lama sangat suteraUngu tidak memasukkan gambar makanan di blog ini. Sejak beranak kecil ni banyak makan lauk beli di kantin sekolah je terutamanya pada hari bekerja. Syukur alhamdulillah suamiemahami. Walaupun tanpa rela.. namun ku lakukan juga kerana kekangan masa. Sementara pada hujung minggu pula ada saja kenduri atau program yang tidak memungkinkan untuk saya beraksi di dapur.

2 November 2014 iaitu hari Ahad baru ni saya berpeluang masak untuk ahli keluarga saya. Simple tapi mendapat pujian suami dan anak. Syukur alhamdulillah Allah SWT beri peluang saya beri makan 'air tangan' saya pada mereka. Semoga ianya mampu menambah Ukhuwah, kasih sayang, mahabbah wa rahmah dalam keluarga kami.

Berikut adalah lah menu kampung air tangan isteri :
1 ) Mangga masak ranum untuk pembuka bicara.

2) Sardin + kentang + tomato.

3) pucuk ubi rebus (baru petik terus rebus). Suami saya jika makan lauk Sardin... pucuk ubi rebus memang tidak dapat di pisahkan.

4) Urap /kerabu kacang panjang.. juga baru petik di Taman Herba di SMK Sg Besar. Sambal urap bonda yang buat. Simpan je dalam peti sejuk untuk memudahkan kerja-kerja di dapur.

5) Ikan gelama masam /ikan gelama rabuk.

http://suteraungu87.blogspot.com/2014/01/ikan-gelama-rabuk.html?m=1

6) Telur dadar. Saya jika menu sardin, telur dadar tidak dapat dipisahkan. Mesti ada.

http://suteraungu87.blogspot.com/2013/01/telur-dadar-bersayur.html?m=1

Ahad, 12 Oktober 2014

Ayatul kursiy mengandungi khasiat yang besar. Dikatakan terdapat 99 buah hadith yang menerangkan fadilatnya.

Di antaranya ialah untuk menolak syaitan, benteng pertahanan, lapangkan fikiran dan menambah iman.

Ayat ini diturunkan setelah hijrah. Semasa penurunannya ia telah diiringi oleh beribu-ribu malaikat kerana kehebatan dan kemuliaannya. Syaitan dan iblis juga menjadi gempar kerana adanya satu perintang dalam perjuangan mereka.

Rasullah s. a. w.. dengan segera memerintahkan Zaid bt Tsabit menulis serta menyebarkannya.

Sumber info :

http://himpunan-tazkirah.blogspot.com/2012/01/bacaan-ayatul-kursi-dengan-9-wakaf.html?m=1

* cara membaca ayat kursi ini hendaklah dengan 9 wakaf

6:36 PTG akumann2803

Ayatul kursiy mengandungi khasiat yang besar. Dikatakan terdapat 99 buah hadith yang menerangkan fadilatnya.

Di antaranya ialah untuk menolak syaitan, benteng pertahanan, lapangkan fikiran dan menambah iman.

Ayat ini diturunkan setelah hijrah. Semasa penurunannya ia telah diiringi oleh beribu-ribu malaikat kerana kehebatan dan kemuliaannya. Syaitan dan iblis juga menjadi gempar kerana adanya satu perintang dalam perjuangan mereka.

Rasullah s. a. w.. dengan segera memerintahkan Zaid bt Tsabit menulis serta menyebarkannya.

Sumber info :

http://himpunan-tazkirah.blogspot.com/2012/01/bacaan-ayatul-kursi-dengan-9-wakaf.html?m=1

* cara membaca ayat kursi ini hendaklah dengan 9 wakaf

Sabtu, 11 Oktober 2014

Dalam kehidupan sehari-hari ada kala kita mungkin telah melampaui batas. Imaginasi kotor, percakapan dan perbuatan yang tidak betul menjadikan kita selalunya semakin jauh dengan Allah SWT. Tetapi itulah kita manusia, tak lari dari kesilapan..dan mujurlah Allah selalu membuka pintu taubat kepada kita, agar dapat kita meneruskan perjalanan menuju akhirat dengan lebih berkat.

Hendaknya kita sekurang-kurangnya selalu menjaga Tujuh Sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

Pertama:
Tahajjud, kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya. Pastinya doa mudah termakbul dan menjadikan kita semakin hampir dengan Allah.

Kedua:
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari, alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman. Paling tidak jika sesibuk manapun kita, bacalah ayat 3Qul, atau ayat qursi.

Ketiga:
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke mesjid, kerana masjid merupakan pusat keberkahan, bukan kerana panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

Keempat:
Jaga sholat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha. Yakinlah, kesan solat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki.

Kelima:
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari. Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah berlipat kali ganda.

Keenam:
Jaga wudhu terus menerus kerana Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah”.

Ketujuh:
Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

( Gambar hiasan)

8:38 PTG akumann2803

Dalam kehidupan sehari-hari ada kala kita mungkin telah melampaui batas. Imaginasi kotor, percakapan dan perbuatan yang tidak betul menjadikan kita selalunya semakin jauh dengan Allah SWT. Tetapi itulah kita manusia, tak lari dari kesilapan..dan mujurlah Allah selalu membuka pintu taubat kepada kita, agar dapat kita meneruskan perjalanan menuju akhirat dengan lebih berkat.

Hendaknya kita sekurang-kurangnya selalu menjaga Tujuh Sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

Pertama:
Tahajjud, kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya. Pastinya doa mudah termakbul dan menjadikan kita semakin hampir dengan Allah.

Kedua:
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari, alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman. Paling tidak jika sesibuk manapun kita, bacalah ayat 3Qul, atau ayat qursi.

Ketiga:
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke mesjid, kerana masjid merupakan pusat keberkahan, bukan kerana panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

Keempat:
Jaga sholat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha. Yakinlah, kesan solat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki.

Kelima:
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari. Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah berlipat kali ganda.

Keenam:
Jaga wudhu terus menerus kerana Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah”.

Ketujuh:
Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

( Gambar hiasan)

Isnin, 29 September 2014

7:18 PTG akumann2803
7:18 PTG akumann2803

Rabu, 23 April 2014

3:03 PTG akumann2803

Khamis, 27 Mac 2014


Jenazah Mufti Tersemadi Di Perkuburan Kristian !

Kisah ini terjadi di India. Pada suatu hari, seorang mufti meninggal dunia dan beliau pun disemadikan di tanah perkuburan Islam.
Pada hari yang sama, seorang remaja perempuan Kristian telah meninggal dunia dan disimpan di tanah perkuburan Kristian.

Disebabkan oleh suatu kes jenayah yang tidak dapat diselesaikan, pihak polis terpaksa menggali semula kubur remaja perempuan Kristian tersebut.

Alangkah terkejutnya mereka tatkala mendapati mayat perempuan tersebut tidak ada di situ bahkan di kubur itu tersemadinya jenazah seorang mufti!

Mereka semua bingung dan hairan bagaimana jenazah boleh bertukar dengan lain.

Hasil perbincangan bersama-sama penduduk Muslim, pihak polis kemudiannya menggali semula kubur mufti tersebut yang asalnya berada di tanah perkuburan Islam.

Sekali lagi mengejutkan. Di kubur tersebut, mereka telah menjumpai jenazah remaja perempuan Kristian tadi.Orang ramai semakin bingung.

Berita itu tersebar luas sehingga memaksa mereka bertanya kepada waris si mati mengenai apa yang telah remaja perempuan dan mufti itu amalkan ketika di dunia. Mesti ada sesuatu yang Allah hendak jadikan pengajaran terhadap peristiwa bertukarnya kubur itu.

Ibu bapa kepada jenazah perempuan Kristian itu memberitahu, ”Ketika anak kami hidup, dia ada berhasrat untuk memeluk agama Islam tetapi kami menghalangnya. Kami sendiri tidak tahu status agamanya ketika dia meninggal dunia. Adakah masih dalam Kristian atau memeluk Islam secara senyap-senyap.

”Isteri kepada mufti itu pula menceritakan, ”Sepanjang hidup, suami saya memang seorang yang banyak membantu masyarakat menyelesaikan pelbagai masalah agama. Ramai orang bertanyakan kepadanya pelbagai perkara dan dia dapat menyelesaikannya dengan baik. Setiap malam dia akan bangun bersolat tahajjud.”Mereka yang mendengar masih tidak menemui kecacatan kepada sifat mufti itu. Dia seorang yang mulia dan berjasa kepada masyarakat. Tapi, mengapa Allah menukarkan kuburnya ke tanah perkuburan Kristian.

Sehinggalah, si isteri meneruskan ceritanya.”… Cuma, kadang-kadang saya terdengar suami saya merungut sesuatu. Sewaktu dia bangun untuk solat malam, dia berkata, ’Susahnya jadi orang Islam. Kena solat, kena buat itu … kena buat ini … . Jadi orang agama lain kan senang? Tak perlu nak susah-susah buat semua tu’.

”Kadang-kadang, kita tak tahu, amalan manakah yang boleh mendatangkan kemurkaan Allah. Sebab itulah, kita perlu menjauhi semua perkara dan jangan banyak soal mengapa Allah menyuruh kita berbuat sesuatu dan melarang kita berbuat yg lain. Kadang-kadang, dengan niat yang salah pun Allah murka!Kita juga tidak tahu, amalan manakah yang boleh mendatangkan ’senyuman’ Allah. Sebab itulah, kita mesti berusaha untuk melakukan segala kebaikan dan jangan banyak soal mengapa Allah perintahkan kita berbuat itu dan berbuat ini. Dengan niat yang baik pun, Allah suka!

Berhati-hatilah tatkala anda memberi pendapat mengenai sesuatu pelaksanaan hukum-hukum Allah. Tidak takutkah anda dimurkai Allah? Siapa kita untuk mempertikaikan perintah Allah?

************************************************p.s: Jika anda rasa artikel ini bermanfaat, kongsilah bersama-sama rakan-rakan yang lain...

Sumber info :

Facebook

12:07 PTG akumann2803


Jenazah Mufti Tersemadi Di Perkuburan Kristian !

Kisah ini terjadi di India. Pada suatu hari, seorang mufti meninggal dunia dan beliau pun disemadikan di tanah perkuburan Islam.
Pada hari yang sama, seorang remaja perempuan Kristian telah meninggal dunia dan disimpan di tanah perkuburan Kristian.

Disebabkan oleh suatu kes jenayah yang tidak dapat diselesaikan, pihak polis terpaksa menggali semula kubur remaja perempuan Kristian tersebut.

Alangkah terkejutnya mereka tatkala mendapati mayat perempuan tersebut tidak ada di situ bahkan di kubur itu tersemadinya jenazah seorang mufti!

Mereka semua bingung dan hairan bagaimana jenazah boleh bertukar dengan lain.

Hasil perbincangan bersama-sama penduduk Muslim, pihak polis kemudiannya menggali semula kubur mufti tersebut yang asalnya berada di tanah perkuburan Islam.

Sekali lagi mengejutkan. Di kubur tersebut, mereka telah menjumpai jenazah remaja perempuan Kristian tadi.Orang ramai semakin bingung.

Berita itu tersebar luas sehingga memaksa mereka bertanya kepada waris si mati mengenai apa yang telah remaja perempuan dan mufti itu amalkan ketika di dunia. Mesti ada sesuatu yang Allah hendak jadikan pengajaran terhadap peristiwa bertukarnya kubur itu.

Ibu bapa kepada jenazah perempuan Kristian itu memberitahu, ”Ketika anak kami hidup, dia ada berhasrat untuk memeluk agama Islam tetapi kami menghalangnya. Kami sendiri tidak tahu status agamanya ketika dia meninggal dunia. Adakah masih dalam Kristian atau memeluk Islam secara senyap-senyap.

”Isteri kepada mufti itu pula menceritakan, ”Sepanjang hidup, suami saya memang seorang yang banyak membantu masyarakat menyelesaikan pelbagai masalah agama. Ramai orang bertanyakan kepadanya pelbagai perkara dan dia dapat menyelesaikannya dengan baik. Setiap malam dia akan bangun bersolat tahajjud.”Mereka yang mendengar masih tidak menemui kecacatan kepada sifat mufti itu. Dia seorang yang mulia dan berjasa kepada masyarakat. Tapi, mengapa Allah menukarkan kuburnya ke tanah perkuburan Kristian.

Sehinggalah, si isteri meneruskan ceritanya.”… Cuma, kadang-kadang saya terdengar suami saya merungut sesuatu. Sewaktu dia bangun untuk solat malam, dia berkata, ’Susahnya jadi orang Islam. Kena solat, kena buat itu … kena buat ini … . Jadi orang agama lain kan senang? Tak perlu nak susah-susah buat semua tu’.

”Kadang-kadang, kita tak tahu, amalan manakah yang boleh mendatangkan kemurkaan Allah. Sebab itulah, kita perlu menjauhi semua perkara dan jangan banyak soal mengapa Allah menyuruh kita berbuat sesuatu dan melarang kita berbuat yg lain. Kadang-kadang, dengan niat yang salah pun Allah murka!Kita juga tidak tahu, amalan manakah yang boleh mendatangkan ’senyuman’ Allah. Sebab itulah, kita mesti berusaha untuk melakukan segala kebaikan dan jangan banyak soal mengapa Allah perintahkan kita berbuat itu dan berbuat ini. Dengan niat yang baik pun, Allah suka!

Berhati-hatilah tatkala anda memberi pendapat mengenai sesuatu pelaksanaan hukum-hukum Allah. Tidak takutkah anda dimurkai Allah? Siapa kita untuk mempertikaikan perintah Allah?

************************************************p.s: Jika anda rasa artikel ini bermanfaat, kongsilah bersama-sama rakan-rakan yang lain...

Sumber info :

Facebook

Isnin, 24 Februari 2014

Jangan menilai orang dari rupanya. Kerana Rasulullah melihat si pendek tak menawan ; Julaybib r.a dikejar - kejar oleh para bidadari syurga.

Berilah kesempatan seseorang untuk berubah. Kerana seseorang yang hampir membunuh Rasul pun kini terbaring di sebelah makam beliau ; Umar bin Khattab.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun akhirnya menjadi pedang-nya Allah ; Khalid bin Walid.

Jangan memandang orang dari status dan hartanya. Kerana sepatu emas fir'aun berada di neraka, sedangkan sandal jepit ; Bilal bin Rabah terdengar di syurga.

Subhanallah....

Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah-Nya, agar di setiap ilmu yang kita miliki, dapat menggerakkan kita untuk lebih dekat lagi kepada Allah. Aamiin.

Sumber info : whatsapp group
3:57 PG akumann2803

Jangan menilai orang dari rupanya. Kerana Rasulullah melihat si pendek tak menawan ; Julaybib r.a dikejar - kejar oleh para bidadari syurga.

Berilah kesempatan seseorang untuk berubah. Kerana seseorang yang hampir membunuh Rasul pun kini terbaring di sebelah makam beliau ; Umar bin Khattab.

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun akhirnya menjadi pedang-nya Allah ; Khalid bin Walid.

Jangan memandang orang dari status dan hartanya. Kerana sepatu emas fir'aun berada di neraka, sedangkan sandal jepit ; Bilal bin Rabah terdengar di syurga.

Subhanallah....

Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah-Nya, agar di setiap ilmu yang kita miliki, dapat menggerakkan kita untuk lebih dekat lagi kepada Allah. Aamiin.

Sumber info : whatsapp group

Rabu, 19 Februari 2014

14 "KEMULIAAN" WANITA MUSLIMAH YANG SEDANG HAMIL’ ::
1. Apabila seorang perempuan mengandung dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

2. Apabila seorang perempuan mulai sakit hendak bersalin atau melahirkan, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang berjihad di jalan Allah SWT.

3. Apabila seorang perempuan melahirkan anak,hilanglah dosa²nya seperti keadaan ia baru dilahirkan.

4. Apabila telah lahir anaknya lalu disusuinya,maka bagi ibu itu setiap setegukan dari pada susunya diberi 1 kebajikan.

5. Apabila semalaman si ibu tidak tidur dan
memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.

6. Rakaat shalat wanita yang sedang hamil adalah lebih baik dari pada 80 rakaat shalat wanita yang tidak hamil.

7. Wanita yang memberi minum air susu ibu
kepada anaknya dari dirinya sendiri akan mendapat 1 pahala pada tiap² tetes susu yang diberikannya.

8. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam harikerana menjaga anaknya yang sakit akan diampunkan oleh Allah SWT seluruh dosanya danbila ia menghibur hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadah.

9. Wanita yang hamil akan dapat pahala terus berpuasa pada siang hari.

10. Wanita yang hamil akan dapat pahala terus beribadah pada malam hari.

11. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun shalat dan puasa, serta setiap kesakitan pada 1 uratnya Allah SWT mengkurniakan 1 pahala haji.

12. Sekiranya wanita mati di masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dianggap sebagai mati syahid.

13. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2,5 tahun), maka malaikat² dilangit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.

14. Jika wanita memberi susu dirinya pada
anaknya yang menangis, Allah SWT akan memberi pahala 1 tahun shalat dan berpuasa.

► Subhanallah...

► Betapa mulianya "status" wanita hamil, tentunya dengan jalan kehamilan yang diredhai oleh Allah SWT, bukan dengan cara/jalan kehamilan yang tidak di sukai-Nya....

Credit to: AKU DAN HATIKU

10:18 PTG akumann2803
14 "KEMULIAAN" WANITA MUSLIMAH YANG SEDANG HAMIL’ ::
1. Apabila seorang perempuan mengandung dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

2. Apabila seorang perempuan mulai sakit hendak bersalin atau melahirkan, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang berjihad di jalan Allah SWT.

3. Apabila seorang perempuan melahirkan anak,hilanglah dosa²nya seperti keadaan ia baru dilahirkan.

4. Apabila telah lahir anaknya lalu disusuinya,maka bagi ibu itu setiap setegukan dari pada susunya diberi 1 kebajikan.

5. Apabila semalaman si ibu tidak tidur dan
memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.

6. Rakaat shalat wanita yang sedang hamil adalah lebih baik dari pada 80 rakaat shalat wanita yang tidak hamil.

7. Wanita yang memberi minum air susu ibu
kepada anaknya dari dirinya sendiri akan mendapat 1 pahala pada tiap² tetes susu yang diberikannya.

8. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam harikerana menjaga anaknya yang sakit akan diampunkan oleh Allah SWT seluruh dosanya danbila ia menghibur hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadah.

9. Wanita yang hamil akan dapat pahala terus berpuasa pada siang hari.

10. Wanita yang hamil akan dapat pahala terus beribadah pada malam hari.

11. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun shalat dan puasa, serta setiap kesakitan pada 1 uratnya Allah SWT mengkurniakan 1 pahala haji.

12. Sekiranya wanita mati di masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dianggap sebagai mati syahid.

13. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2,5 tahun), maka malaikat² dilangit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.

14. Jika wanita memberi susu dirinya pada
anaknya yang menangis, Allah SWT akan memberi pahala 1 tahun shalat dan berpuasa.

► Subhanallah...

► Betapa mulianya "status" wanita hamil, tentunya dengan jalan kehamilan yang diredhai oleh Allah SWT, bukan dengan cara/jalan kehamilan yang tidak di sukai-Nya....

Credit to: AKU DAN HATIKU

Rabu, 5 Februari 2014

Apabila seorang hamba Allah jatuh sakit , Allah akan utuskan 4 malaikat :

1. Malaikat Pertama akan mengambil SELERA MAKANNYA .

2. Malaikat Kedua akan mengambil REZEKINYA .

3. Malaikat Ketiga akan mengambil KECANTIKAN WAJAHNYA ( pucat ) .
4. Malaikat Keempat akan mengambil DOSANYA .*


Apabila telah sampai waktu yang telah Allah tetapkan untuk hambaNya kembali sihat , Allah akan menyuruh Malaikat Pertama , Malaikat Kedua dan Malaikat Ketiga supaya memberi balik apa yang telah diambil oleh mereka .*


Akan tetapi Allah tidak menyuruh Malaikat Keempat memberi balik dosa hambaNya tersebut .


Jadi , janganlah kita membenci kesakitan , sesungguhnya setiap kesakitan itu adalah penghapus segala dosa .. Subhanallah ^_^*


10:18 PTG akumann2803
Apabila seorang hamba Allah jatuh sakit , Allah akan utuskan 4 malaikat :

1. Malaikat Pertama akan mengambil SELERA MAKANNYA .

2. Malaikat Kedua akan mengambil REZEKINYA .

3. Malaikat Ketiga akan mengambil KECANTIKAN WAJAHNYA ( pucat ) .
4. Malaikat Keempat akan mengambil DOSANYA .*


Apabila telah sampai waktu yang telah Allah tetapkan untuk hambaNya kembali sihat , Allah akan menyuruh Malaikat Pertama , Malaikat Kedua dan Malaikat Ketiga supaya memberi balik apa yang telah diambil oleh mereka .*


Akan tetapi Allah tidak menyuruh Malaikat Keempat memberi balik dosa hambaNya tersebut .


Jadi , janganlah kita membenci kesakitan , sesungguhnya setiap kesakitan itu adalah penghapus segala dosa .. Subhanallah ^_^*


Khamis, 30 Januari 2014

Salam Jumaat buat semua pembaca blog suteraungu87.blogspot.com

Sungguh beruntungnya menjadi umat Islam. Betapa besar kasih sayang Allah setiap kali hadirnya Jumaat. Selain rahmat, Allah turut menawarkan tawaran-tawaran hebat;

1. Jumaat penghulu segala hari.
“Sebaik-baik hari yang terbit matahari ialah hari Jumaat. Pada hari itu Adam diciptakan dan pada hari itu juga dia dikeluarkan dari syurga. Pada Jumaat juga kiamat akan berlaku. Pada hari itu tidaklah seorang yang beriman meminta sesuatu daripada Allah melainkan akan dikabulkan permintaannya.” (HR Muslim).

Rasulullah s.a.w bersabda, “Sesungguhnya hari Jumaaat adalah penghulu segala hari dan hari yang paling besar di sisi Allah. Iaitu hari yang lebih besar daripada hari raya Adha dan hari raya Fitrah, pada hari Jumaat itu terdapat lima kejadian iaitu hari yang dijadikan Adam ‘alaihissalam dan Baginda di turunkan daripada syurga ke muka bumi, dan pada hari itu juga wafatnya Adam ‘alaihissalam, dan Allah mengurniakan satu saat di mana doa-doa dikabulkan kecuali doa-doa maksiat, dan hari Jum‘at juga akan terjadinya hari Kiamat”. (HR Ibnu Majah)

2. Membaca Surah Al-Kahfi disinari cahaya dua Jumaat
Rasulullah bersabda: “Sesiapa yang membaca surah al-Kahfi pada hari Jumaat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumaat.” (HR Hakim)

3. Berselawat sekali ke atas Nabi, Allah memberi rahmat 10 kali
Rasulullah bersabda, "Perbanyakkanlah membaca selawat padaku pada malam dan hari Jumaat, maka siapa yang membaca selawat untukku satu kali, Allah akan berselawat kepadanya 10 kali (Allah akan memberinya rahmat 10 kali) ". (HR Al Baihaqi)

4. Diampuni dosa
“Sesiapa yang berwuduk dan kemudian dia pergi ke masjid untuk menunaikan solat Jumaat, lalu mendengar dan tidak bercakap (ketika khutbah dibacakan), maka diampuni dosa-dosanya yang ada di antara hari Jumaat itu dan hari Jumaat berikutnya”. (HR Muslim)

5. Doa tidak ditolak
Rasulullah bersabda, "Pada hari Jumaat terdapat satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim memohon sesuatu kepada Allah melainkan Allah akan mengabulkannya. Carilah ia di akhir waktu selepas asar.” (HR Abu Daud)

“Pada hari itu terdapat suatu masa di mana seorang hamba mukmin apabila meminta (berdoa) kepada Allah sesuatu kebaikan melainkan Allah memakbulkan doanya atau ia meminta Allah melindunginya daripada sesuatu kejahatan melainkan Allah melindunginya daripada kejahatan.” (Hadis riwayat Tirmizi).

6. Kebaikan Dengan Memotong Kuku.
Ibnu Masud berkata, “Sesiapa yang memotong kuku pada hari Jumaat, Allah akan menyembuhkannya daripada penyakit dan memberikannya keselamatan.”

7. Diselamatkan daripada fitnah kubur
Rasulullah bersabda, “Tidak seorang muslim yang mati pada hari Jumaat atau pun malam Jumaat, melainkan diselamatkan Allah daripada fitnah kubur.” (HR At-Tirmizi)

8. Nabi Adam dicipta dan disingkirkan dari syurga.
“Sebaik-baik hari yang terbit matahari ialah Jumaat, pada hari itulah, Adam a.s. diciptakan dan pada hari itulah juga dia dikeluarkan dari syurga.”

9. Berlakunya Hari Qiamat.
“Pada hari Jumaat juga qiamat akan berlaku. Pada hari itu tidaklah seorang yang beriman meminta sesuatu daripada Allah melainkan akan dikabulkan permintaannya.”

“Hari Yang Dijanjikan ialah Hari Qiamat. Hari Yang Disaksikan ialah Hari Arafah, dan Hari Yang Menyaksikan ialah Hari Jumaat. Matahari tidak terbit dan tidak terbenam pada mana-mana hari yang lebih mulia dan afdal daripada hari Jumaat.”

Sumber info : syauqahwardah1209.blogspot.com

4:45 PG akumann2803

Salam Jumaat buat semua pembaca blog suteraungu87.blogspot.com

Sungguh beruntungnya menjadi umat Islam. Betapa besar kasih sayang Allah setiap kali hadirnya Jumaat. Selain rahmat, Allah turut menawarkan tawaran-tawaran hebat;

1. Jumaat penghulu segala hari.
“Sebaik-baik hari yang terbit matahari ialah hari Jumaat. Pada hari itu Adam diciptakan dan pada hari itu juga dia dikeluarkan dari syurga. Pada Jumaat juga kiamat akan berlaku. Pada hari itu tidaklah seorang yang beriman meminta sesuatu daripada Allah melainkan akan dikabulkan permintaannya.” (HR Muslim).

Rasulullah s.a.w bersabda, “Sesungguhnya hari Jumaaat adalah penghulu segala hari dan hari yang paling besar di sisi Allah. Iaitu hari yang lebih besar daripada hari raya Adha dan hari raya Fitrah, pada hari Jumaat itu terdapat lima kejadian iaitu hari yang dijadikan Adam ‘alaihissalam dan Baginda di turunkan daripada syurga ke muka bumi, dan pada hari itu juga wafatnya Adam ‘alaihissalam, dan Allah mengurniakan satu saat di mana doa-doa dikabulkan kecuali doa-doa maksiat, dan hari Jum‘at juga akan terjadinya hari Kiamat”. (HR Ibnu Majah)

2. Membaca Surah Al-Kahfi disinari cahaya dua Jumaat
Rasulullah bersabda: “Sesiapa yang membaca surah al-Kahfi pada hari Jumaat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumaat.” (HR Hakim)

3. Berselawat sekali ke atas Nabi, Allah memberi rahmat 10 kali
Rasulullah bersabda, "Perbanyakkanlah membaca selawat padaku pada malam dan hari Jumaat, maka siapa yang membaca selawat untukku satu kali, Allah akan berselawat kepadanya 10 kali (Allah akan memberinya rahmat 10 kali) ". (HR Al Baihaqi)

4. Diampuni dosa
“Sesiapa yang berwuduk dan kemudian dia pergi ke masjid untuk menunaikan solat Jumaat, lalu mendengar dan tidak bercakap (ketika khutbah dibacakan), maka diampuni dosa-dosanya yang ada di antara hari Jumaat itu dan hari Jumaat berikutnya”. (HR Muslim)

5. Doa tidak ditolak
Rasulullah bersabda, "Pada hari Jumaat terdapat satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim memohon sesuatu kepada Allah melainkan Allah akan mengabulkannya. Carilah ia di akhir waktu selepas asar.” (HR Abu Daud)

“Pada hari itu terdapat suatu masa di mana seorang hamba mukmin apabila meminta (berdoa) kepada Allah sesuatu kebaikan melainkan Allah memakbulkan doanya atau ia meminta Allah melindunginya daripada sesuatu kejahatan melainkan Allah melindunginya daripada kejahatan.” (Hadis riwayat Tirmizi).

6. Kebaikan Dengan Memotong Kuku.
Ibnu Masud berkata, “Sesiapa yang memotong kuku pada hari Jumaat, Allah akan menyembuhkannya daripada penyakit dan memberikannya keselamatan.”

7. Diselamatkan daripada fitnah kubur
Rasulullah bersabda, “Tidak seorang muslim yang mati pada hari Jumaat atau pun malam Jumaat, melainkan diselamatkan Allah daripada fitnah kubur.” (HR At-Tirmizi)

8. Nabi Adam dicipta dan disingkirkan dari syurga.
“Sebaik-baik hari yang terbit matahari ialah Jumaat, pada hari itulah, Adam a.s. diciptakan dan pada hari itulah juga dia dikeluarkan dari syurga.”

9. Berlakunya Hari Qiamat.
“Pada hari Jumaat juga qiamat akan berlaku. Pada hari itu tidaklah seorang yang beriman meminta sesuatu daripada Allah melainkan akan dikabulkan permintaannya.”

“Hari Yang Dijanjikan ialah Hari Qiamat. Hari Yang Disaksikan ialah Hari Arafah, dan Hari Yang Menyaksikan ialah Hari Jumaat. Matahari tidak terbit dan tidak terbenam pada mana-mana hari yang lebih mulia dan afdal daripada hari Jumaat.”

Sumber info : syauqahwardah1209.blogspot.com

Ahad, 26 Januari 2014

Umat Islam amat digalakkan berpuasa sunat pada hari Isnin dan khamis kerana ia merupakan amalan yang selalu dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Pada hari Isnin , wahyu pertama di turunkan 
kepada Rasulullah SAW. Bermula dari hari itu 
Rasulullah SAW terus menerima wahyu hingga sempurna al-Quran untuk panduan kepada kehidupan kita dunia dan akhirat.


Pada hari Isnin terdapat 7 peristiwa penting iaitu
:

1. Nabi Idris, as. telah naik ke langit pada hari Isnin


2. Nabi Musa, as. telah pergi ke bukit Thursina pada 
hari Isnin untuk menerima wahyu

3. Turunnya Dalil tentang keEsaan Allah SWT

4. Lahirnya Rasulullah Muhammad SAW


5. Malaikat Jibril, as. turun untuk pertama kalinya 
bertemu Rasulullah SAW

6. Semua amal perbuatan Umat diperlihatkan kepada 
Rasulullah SAW pada hari Isnin

7. Wafatnya baginda Rasulullah Muhammad SAW



Dan juga antara peristiwa yang boleh kita ambil iktibar dan pengajaran berlaku pada hari Khamis menurut sejarah Islam adalah:

1. Nabi Ibrahim bertemu dengan Raja mesir.


2. Saudara-saudara Nabi Yusof berjumpa dengan 
Nabi Yusof setelah mereka membuang dan mengasingkannya.(pada masa ni, Nabi Yusof sudah jadi Raja Mesir yang terkenal).

3. Bunyamin iaitu saudara kecil Nabi Yusof datang ke mesir 
dan berjumpa dengan Nabi Yusof.

4. Nabi Yaakub datang ke negeri Mesir juga untuk bertemu 
anakandanya yang dirindui.

5. Nabi Musa a.s memasuki mesir pada hari Khamis untuk 
mengajak firaun menyembah kepada Allah SWT.

6. Rasululllah SAW memasuki kota Mekah selepas 
perjanjian Hudaibiyah.

Manakala kelebihan berpuasa Isnin dan Khamis pula adalah seperti berikut :
Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a. menceritakan bahawa;“Adalah Rasulullah SAW amat menjaga puasa pada hari Isnin dan Khamis” 
(Riwayat Imam Tirmizi) 




Dari Abu Hurairah r.a., bahawa Rasulullah SAW 
bersabda: “Segala amal dibentangkan (oleh malaikat ke hadrat Allah Rabb al-’Alamin) pada tiap-tiap hari Isnin dan hari Khamis, oleh itu aku suka amalku dibentangkan semasa aku sedang berpuasa.” - (Hadith Hasan Gharib – Riwayat Tirmizi).

Menurut riwayat Muslim diterima daripada Abu Qatadah, pernah ditanyakan kepada Rasullullah SAW tentang puasa pada hari Isnin, maka Baginda SAW menjawab dengan sabdanya yang bermaksud: Itulah hari yang padanya aku dilahirkan, padanya aku dibangkitkan menjadi Rasul dan padanya Al-Quran diturunkan kepadaku." (Subul al-Salam)


Hakikat inilah yang menjadikan umat Islam turun 
temurun, menyambut “Hari Maulid al-Rasul” dan 
“Malam Nuzul al-Qur’an” dengan penuh kesyukuran.


Daripada 'Ubaid bin Muslim al-Qurasyi daripada 
bapanya r.a. ujurnya, aku bertanya atau ditanya oleh Baginda Rasullullah SAW mengenai puasa dahar (sepanjang tahun), maka Baginda Rasullullah SAW bersabda yang bermaksud: 

Tidak (maksudnya tidak dibenarkan puasa tersebut), kerana sesungguhnya untuk keluargamu atas dirimu ada hak. Oleh itu berpuasalah pada bulan Ramadhan dan yang 
mengikutinya (enam hari dalam bulan Syawal), 
dan pada setiap hari Rabu dan Khamis, maka anda sungguh telah (mendapat pahala) puasa sepanjang tahun dan anda juga telah berbuka." 
(Riwayat Abu Dawud, al-Nasai dan al-Turmuzi)


Daripada Anas bin Malik r.a. bahawa beliau telah 
mendengar Rasullullah SAW bersabda bermaksud: Sesiapa berpuasa pada hari Rabu, Khamis dan Jumaat, nescaya Allah SWT membina untuknya sebuah istana disyurga daripada permata, yaqut dan zabarzad dan dicatat baginya bebas dari api neraka" (Riwayat al-Tabrani)

Menerusi riwayat daripada Ibnu Umar r.a., 

Nabi Muhammad SAW bersabda yang bermaksud: Sesiapa berpuasa pada hari Rabu, Khamis dan Jumaat, kemudian bersedekah pada hari Jumaat sedikit atau banyak, nescaya diampunkan semua dosanya hingga 
menjadi seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya, bersih daripada segala dosa." 

(Dikeluarkan oleh al-Tabrani)


Dari sini, kita dapat ketahui banyak fadilatnya berpuasa sunat pada hari Isnin dan hari khamis. 

Mari lah kita sama2 amalkannya.

Kredit to : diari-alya2.blogspot.com



9:33 PG akumann2803
Umat Islam amat digalakkan berpuasa sunat pada hari Isnin dan khamis kerana ia merupakan amalan yang selalu dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Pada hari Isnin , wahyu pertama di turunkan 
kepada Rasulullah SAW. Bermula dari hari itu 
Rasulullah SAW terus menerima wahyu hingga sempurna al-Quran untuk panduan kepada kehidupan kita dunia dan akhirat.


Pada hari Isnin terdapat 7 peristiwa penting iaitu
:

1. Nabi Idris, as. telah naik ke langit pada hari Isnin


2. Nabi Musa, as. telah pergi ke bukit Thursina pada 
hari Isnin untuk menerima wahyu

3. Turunnya Dalil tentang keEsaan Allah SWT

4. Lahirnya Rasulullah Muhammad SAW


5. Malaikat Jibril, as. turun untuk pertama kalinya 
bertemu Rasulullah SAW

6. Semua amal perbuatan Umat diperlihatkan kepada 
Rasulullah SAW pada hari Isnin

7. Wafatnya baginda Rasulullah Muhammad SAW



Dan juga antara peristiwa yang boleh kita ambil iktibar dan pengajaran berlaku pada hari Khamis menurut sejarah Islam adalah:

1. Nabi Ibrahim bertemu dengan Raja mesir.


2. Saudara-saudara Nabi Yusof berjumpa dengan 
Nabi Yusof setelah mereka membuang dan mengasingkannya.(pada masa ni, Nabi Yusof sudah jadi Raja Mesir yang terkenal).

3. Bunyamin iaitu saudara kecil Nabi Yusof datang ke mesir 
dan berjumpa dengan Nabi Yusof.

4. Nabi Yaakub datang ke negeri Mesir juga untuk bertemu 
anakandanya yang dirindui.

5. Nabi Musa a.s memasuki mesir pada hari Khamis untuk 
mengajak firaun menyembah kepada Allah SWT.

6. Rasululllah SAW memasuki kota Mekah selepas 
perjanjian Hudaibiyah.

Manakala kelebihan berpuasa Isnin dan Khamis pula adalah seperti berikut :
Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a. menceritakan bahawa;“Adalah Rasulullah SAW amat menjaga puasa pada hari Isnin dan Khamis” 
(Riwayat Imam Tirmizi) 




Dari Abu Hurairah r.a., bahawa Rasulullah SAW 
bersabda: “Segala amal dibentangkan (oleh malaikat ke hadrat Allah Rabb al-’Alamin) pada tiap-tiap hari Isnin dan hari Khamis, oleh itu aku suka amalku dibentangkan semasa aku sedang berpuasa.” - (Hadith Hasan Gharib – Riwayat Tirmizi).

Menurut riwayat Muslim diterima daripada Abu Qatadah, pernah ditanyakan kepada Rasullullah SAW tentang puasa pada hari Isnin, maka Baginda SAW menjawab dengan sabdanya yang bermaksud: Itulah hari yang padanya aku dilahirkan, padanya aku dibangkitkan menjadi Rasul dan padanya Al-Quran diturunkan kepadaku." (Subul al-Salam)


Hakikat inilah yang menjadikan umat Islam turun 
temurun, menyambut “Hari Maulid al-Rasul” dan 
“Malam Nuzul al-Qur’an” dengan penuh kesyukuran.


Daripada 'Ubaid bin Muslim al-Qurasyi daripada 
bapanya r.a. ujurnya, aku bertanya atau ditanya oleh Baginda Rasullullah SAW mengenai puasa dahar (sepanjang tahun), maka Baginda Rasullullah SAW bersabda yang bermaksud: 

Tidak (maksudnya tidak dibenarkan puasa tersebut), kerana sesungguhnya untuk keluargamu atas dirimu ada hak. Oleh itu berpuasalah pada bulan Ramadhan dan yang 
mengikutinya (enam hari dalam bulan Syawal), 
dan pada setiap hari Rabu dan Khamis, maka anda sungguh telah (mendapat pahala) puasa sepanjang tahun dan anda juga telah berbuka." 
(Riwayat Abu Dawud, al-Nasai dan al-Turmuzi)


Daripada Anas bin Malik r.a. bahawa beliau telah 
mendengar Rasullullah SAW bersabda bermaksud: Sesiapa berpuasa pada hari Rabu, Khamis dan Jumaat, nescaya Allah SWT membina untuknya sebuah istana disyurga daripada permata, yaqut dan zabarzad dan dicatat baginya bebas dari api neraka" (Riwayat al-Tabrani)

Menerusi riwayat daripada Ibnu Umar r.a., 

Nabi Muhammad SAW bersabda yang bermaksud: Sesiapa berpuasa pada hari Rabu, Khamis dan Jumaat, kemudian bersedekah pada hari Jumaat sedikit atau banyak, nescaya diampunkan semua dosanya hingga 
menjadi seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya, bersih daripada segala dosa." 

(Dikeluarkan oleh al-Tabrani)


Dari sini, kita dapat ketahui banyak fadilatnya berpuasa sunat pada hari Isnin dan hari khamis. 

Mari lah kita sama2 amalkannya.

Kredit to : diari-alya2.blogspot.com



Jumaat, 24 Januari 2014

“Tali iman yang paling kuat adalah cinta kerana Allah dan benci kerana Allah.” (HR.At Tirmidzi)




Cinta itu fitrah insani.
Cinta itu anugerah Ilahi yang tak ternilai.
Cinta itu sesuatu yang tidak nampak pada lahiriah tetapi sangat terkesan pada batiniah.

MasyaAllah… indahnya cinta. Bukti kewujudan Allah.

Dengan cinta itulah kita kenal Pencipta Cinta, dengan cinta itulah kita kenal Rasul, dengan cinta itulah kita bersaudara dan dengan cinta itulah wujudnya kebahagiaan.
Namun begitu, Cinta kepada ALLAH itu cinta yang utama.

Jagalah cinta padaNya, nescaya akan beroleh cinta sesama insan.

Dalam firman Allah:
“Akan ditimpa kehinaan ke atas mereka itu di mana saja mereka berada melainkan menghubungkan diri dengan Allah dan menghubungkan diri sesama manusia.” (Al Imran: 112)

Cintailah ALLAH sebelum kita belajar untuk mencintai manusia. Selami hati, selami jiwa, dimana kita letakkan Allah dihati kita? Di mana DIA dihati kita? Sering kita terlupa ALLAH tika kita senang dan bergembira.
Astghfirullahalazim…( Moga dijauhkan perihal sebegitu kepada kita).

 Pabila terngadah barulah kita mencari-cariNya, meminta, merayu. Namun, sejauh manakah keikhlasan kita dalam mencintaiNya? Istiqamahkah kita dalam berdoa? Allahuakbar, ketahuilah, dugaan yang datang itu tanda Allah masih mencintai kita. 

Sebelum kita terlalu lewat untuk kembali kepadaNya, DIA memberi “peringatan” kepada kita dengan ujian itu. Namun, sejauh mana kita sedari semua tu?
“Dan Kami menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai dugaan; dan kepada Kami-lah kamu semua akan dikembalikan” (Al-Anbiyaa’:35)

Rasa cinta kepada manusia itu akan hadir tanpa dipaksa.
Rasa cinta kepada manusia itu akan wujud tanpa diminta.
Rasa cinta kepada manusia itu adalah kebahagiaan yang Allah beri pada kita.
Namun, cintailah mereka kerana cinta kepada Pencipta Cinta.
Siapa kita untuk membuang rasa cinta dihati?
Siapa kita untuk menidakkan takdir Illahi?
Siapa kita untuk melawan rasa fitrah insani?
Raikanlah cinta dihati, dengan panduan Illahi.

ALLAH kan Ada!

Sematkan kata-kata itu dihati dan dijiwa. Mintalah bantuanNya dengan sabar dan mengerjakan solat.

“Wahai sekalian orang-orang yang beriman! mintalah pertolongan (untuk menghadapi susah payah dalam menyempurnakan sesuatu perintah Tuhan) dengan bersabar dan dengan (mengerjakan) sembahyang; kerana Sesungguhnya Allah menyertai (menolong) orang-orang yang sabar” (Surah Al-Baqarah: 153)

Allah itu Maha pendengar rintihan hamba-hambanya. Allah itu Maha Pengasih lagi Maha Penyayangan dan dengan sifatNya inilah kita pinjam dalam berkasih-sayang sesama manusia. Bangunlah di sepertiga malam, sujud mengadapNya, merintih padaNya.

“Sesiapa yang berdoa kepada-Ku, nescaya aku akan memakbulkan untuknya, sesiapa yang meminta kepada-Ku nescaya aku akan memberikannya dan sesiapa yang memohon taubat kepada-Ku nescaya aku akan ampunkan dosanya.” (Hadis riwayat Abu Daud dan al-Tirmizi)

Nabi SAW bersabda yang bermaksud: “Perkara tertinggi sesuatu urusan itu adalah Islam dan tiangnya adalah solat.” (Hadis riwayat Imam al-Tirmizi)

“Wahai orang berselimut, bangunlah untuk solat malam kecuali sedikit masa (untuk kamu berehat). Iaitu separuh daripada waktu malam atau kurangkanlah sedikit daripadanya.” (Surah Al-Muzzammil, 1-3)

MasyaAllah, Allahuakbar! Betapa kasihnya ALLAh pada kita, diberi panduan untuk menjalani kehidupan. Jadi ape lagi yang kita nafikan?

Bangunlah sahabat, usah ditagih kasih yang tak pasti, usah diharap cinta insani, jika cinta kepada Allah sering kita nodai. Bangunlah sahabat, berdoalah padaNya, meminta yang terbaik daripadaNya, merayulah keampunanNya, mohonlah keredhaanNya.


Demi cinta suci ini,
ku pasrah pada Illahi,
agar menuntunku untuk mengharungi,
cinta insani.
Demi cinta suci ini,
ku mohon pada Illahi,
keredhaanNya pada cinta dihati,
agar segalanya dalam nur Mu Illahi.
Demi cinta suci ini,
ku layarkan doa,
agar cinta insani ini,
menjadi alat menuju Cinta Mu Illahi.
Cinta kerana Allah itu,
tiada kekecewaan,
tiada kerisauan,
tiada gundah di jiwa,
tiada ketakutan.
Cinta kerana Allah itu,
hanya keindahan,
hanya pengorbanan,
hanya kebahagiaan.
Ya Allah,
cintakan aku kepada dia yang mahu untuk membimbingku,
cintakan aku kepada dia yang mahu untuk memimpinku,
cintakan aku kepada dia yang mahu ke jannahMu.
Ya Allah,
berikanlah cintaMu kepadaku,
dan jadikanlah aku mencintai orang yang mencintaiMU,
dan mencintai segala sesuatu yang membawa kepada kecintaanMu.
Ya Allah,
jadikanlah hambaMU ini dicintai pada hati orang yang beriman,
dan jadikanlah mereka menyintai orang yang beriman.
Ya Allah,
jadikan kami saling melengkapi,
jadikan kami saling memerlukan,
jadikan kami saling mendamaikan,
jadikan kami saling mencintai,
dalam menuju Cinta Mu.

Sumber info :http://www.iluvislam.com/
1:29 PTG akumann2803
“Tali iman yang paling kuat adalah cinta kerana Allah dan benci kerana Allah.” (HR.At Tirmidzi)




Cinta itu fitrah insani.
Cinta itu anugerah Ilahi yang tak ternilai.
Cinta itu sesuatu yang tidak nampak pada lahiriah tetapi sangat terkesan pada batiniah.

MasyaAllah… indahnya cinta. Bukti kewujudan Allah.

Dengan cinta itulah kita kenal Pencipta Cinta, dengan cinta itulah kita kenal Rasul, dengan cinta itulah kita bersaudara dan dengan cinta itulah wujudnya kebahagiaan.
Namun begitu, Cinta kepada ALLAH itu cinta yang utama.

Jagalah cinta padaNya, nescaya akan beroleh cinta sesama insan.

Dalam firman Allah:
“Akan ditimpa kehinaan ke atas mereka itu di mana saja mereka berada melainkan menghubungkan diri dengan Allah dan menghubungkan diri sesama manusia.” (Al Imran: 112)

Cintailah ALLAH sebelum kita belajar untuk mencintai manusia. Selami hati, selami jiwa, dimana kita letakkan Allah dihati kita? Di mana DIA dihati kita? Sering kita terlupa ALLAH tika kita senang dan bergembira.
Astghfirullahalazim…( Moga dijauhkan perihal sebegitu kepada kita).

 Pabila terngadah barulah kita mencari-cariNya, meminta, merayu. Namun, sejauh manakah keikhlasan kita dalam mencintaiNya? Istiqamahkah kita dalam berdoa? Allahuakbar, ketahuilah, dugaan yang datang itu tanda Allah masih mencintai kita. 

Sebelum kita terlalu lewat untuk kembali kepadaNya, DIA memberi “peringatan” kepada kita dengan ujian itu. Namun, sejauh mana kita sedari semua tu?
“Dan Kami menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai dugaan; dan kepada Kami-lah kamu semua akan dikembalikan” (Al-Anbiyaa’:35)

Rasa cinta kepada manusia itu akan hadir tanpa dipaksa.
Rasa cinta kepada manusia itu akan wujud tanpa diminta.
Rasa cinta kepada manusia itu adalah kebahagiaan yang Allah beri pada kita.
Namun, cintailah mereka kerana cinta kepada Pencipta Cinta.
Siapa kita untuk membuang rasa cinta dihati?
Siapa kita untuk menidakkan takdir Illahi?
Siapa kita untuk melawan rasa fitrah insani?
Raikanlah cinta dihati, dengan panduan Illahi.

ALLAH kan Ada!

Sematkan kata-kata itu dihati dan dijiwa. Mintalah bantuanNya dengan sabar dan mengerjakan solat.

“Wahai sekalian orang-orang yang beriman! mintalah pertolongan (untuk menghadapi susah payah dalam menyempurnakan sesuatu perintah Tuhan) dengan bersabar dan dengan (mengerjakan) sembahyang; kerana Sesungguhnya Allah menyertai (menolong) orang-orang yang sabar” (Surah Al-Baqarah: 153)

Allah itu Maha pendengar rintihan hamba-hambanya. Allah itu Maha Pengasih lagi Maha Penyayangan dan dengan sifatNya inilah kita pinjam dalam berkasih-sayang sesama manusia. Bangunlah di sepertiga malam, sujud mengadapNya, merintih padaNya.

“Sesiapa yang berdoa kepada-Ku, nescaya aku akan memakbulkan untuknya, sesiapa yang meminta kepada-Ku nescaya aku akan memberikannya dan sesiapa yang memohon taubat kepada-Ku nescaya aku akan ampunkan dosanya.” (Hadis riwayat Abu Daud dan al-Tirmizi)

Nabi SAW bersabda yang bermaksud: “Perkara tertinggi sesuatu urusan itu adalah Islam dan tiangnya adalah solat.” (Hadis riwayat Imam al-Tirmizi)

“Wahai orang berselimut, bangunlah untuk solat malam kecuali sedikit masa (untuk kamu berehat). Iaitu separuh daripada waktu malam atau kurangkanlah sedikit daripadanya.” (Surah Al-Muzzammil, 1-3)

MasyaAllah, Allahuakbar! Betapa kasihnya ALLAh pada kita, diberi panduan untuk menjalani kehidupan. Jadi ape lagi yang kita nafikan?

Bangunlah sahabat, usah ditagih kasih yang tak pasti, usah diharap cinta insani, jika cinta kepada Allah sering kita nodai. Bangunlah sahabat, berdoalah padaNya, meminta yang terbaik daripadaNya, merayulah keampunanNya, mohonlah keredhaanNya.


Demi cinta suci ini,
ku pasrah pada Illahi,
agar menuntunku untuk mengharungi,
cinta insani.
Demi cinta suci ini,
ku mohon pada Illahi,
keredhaanNya pada cinta dihati,
agar segalanya dalam nur Mu Illahi.
Demi cinta suci ini,
ku layarkan doa,
agar cinta insani ini,
menjadi alat menuju Cinta Mu Illahi.
Cinta kerana Allah itu,
tiada kekecewaan,
tiada kerisauan,
tiada gundah di jiwa,
tiada ketakutan.
Cinta kerana Allah itu,
hanya keindahan,
hanya pengorbanan,
hanya kebahagiaan.
Ya Allah,
cintakan aku kepada dia yang mahu untuk membimbingku,
cintakan aku kepada dia yang mahu untuk memimpinku,
cintakan aku kepada dia yang mahu ke jannahMu.
Ya Allah,
berikanlah cintaMu kepadaku,
dan jadikanlah aku mencintai orang yang mencintaiMU,
dan mencintai segala sesuatu yang membawa kepada kecintaanMu.
Ya Allah,
jadikanlah hambaMU ini dicintai pada hati orang yang beriman,
dan jadikanlah mereka menyintai orang yang beriman.
Ya Allah,
jadikan kami saling melengkapi,
jadikan kami saling memerlukan,
jadikan kami saling mendamaikan,
jadikan kami saling mencintai,
dalam menuju Cinta Mu.

Sumber info :http://www.iluvislam.com/